Sabtu, 20 Oktober 2012

Industri batu

WONOSARI (KRJogja.com) - Industri batu ukir di Mojo, Ngeposari, Semanu Gunungkidul kini semakin berkembang. Selain merambah pasar lokal serta nasional, penjulan produk batu ukir ini sampai ke Eropa dan Asia. Topan selaku pengelola industri Mustika Alam mengatakan keberadaan industri batu ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“ Untuk bahan baku batu putih masih bisa dipenuhi dari Kecamatan Semin. Sedangkan batu hitam diambil dari Muntilan. Berbagai jenis produk mampu dihasilkan mulai dari tempat asbak, tempat lampu, patung, serta berbagai bentuk ukir relief. Fungsinya bermacam-macam, bisa dipergunakan untuk hiasan dinding sampai lantai. Permintaan tertinggi pada produk ukiran untuk hiasan,” katanya, Senin (27/9).

Usaha yang dirintis sejak 1999 ini sekarang telah memiliki 50 pekerja. Seiring dengan tumbuhnya jumlah pelaku industri batu ukir di Mojo, masyarakat lebih meilih bekerja dikampung halamannya daripada merantau.

“Harga produk batu juga beragam, paling murah Rp 3 ribu dan termahal Rp 3 juta. Namun harga produk juga tergantung dari pesanan pembeli, semakin besar serta tingkat kesulitannya tinggi harganya juga naik. Sejak berdiri sampai sekarang untuk pemasaran tidak mengalami kendala, sebab selain pasar lokal, nasional juga melayani permintaan dari luar negeri,” pungkasnya. (R-2)

Related Posts by Categories



Widget by Scrapur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar